Penalaran sistem Pernafasan Kelas XI

  


Nama Guru            : Ayu Dwi Apriliana, S.Pd.,Gr.

Mata Pelajaran       : Biologi

Kelas                      : XI 5 DAN 6

Pertemuan             :1

Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan struktur sel serta bioproses yang terjadi seperti transpor membran dan pembelahan sel. Peserta didik menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut. Peserta didik memahami fungsi enzim dan mengenal proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh. Selanjutnya peserta didik memiliki kemampuan menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupan sehari-hari dan mengevaluasi gagasan baru mengenai evolusi.

Tujuan Pemblajaran 

1. Peserta didik mampu Menjelaskan organ-organ apa saja yang terdapat pada sistem prnafasan.

2. Peserta didik mampu menjelaskan Gangguan pada sistem pernafasan

3. Peserta didik mampu menjelaskan mekanisme pada sistem pernafasan


Materi : Sistem Organ Pernafasan

Metode : PBL

Strategi : Diskusi/Tanya Jawab dan praktik

 

Langkah-langkah Pembelajaran :


KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  1. 5 Menit Awal:
    • Salam, doa, presensi, dan menciptakan suasana kondusif (kebersihan, kerapian).
    • Mengaitkan dengan pengalaman sehari-hari ("Sarapan apakah tadi pagi sebelum berangkat kesekolah?").
  2. 10 Menit Inti 
    • Pertanyaan Pemantik: Makanan apa yang paling mudah dicerna pada tubuh kita?
    • Video/Gambar: Terkait sistem pencernaan.
    • Permainan/Tebak-tebakan: Permainan sederhana atau tebak kata yang relevan dengan materi.
    • Ice Breaking: Aktivitas fisik ringan atau bisik-bisik untuk mencairkan suasana. 

 

KEGIATAN INTI (60 MENIT)


Prinsip Bermakna:

  Memahami: Guru membagikan bahan bacaan terkait Sistem Pencernaan. Peserta didik membaca dan membuat rangkuman.

  Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik menganalisis gambar mengenai Sistem Pencernaan  dan menuliskannya di lembar kerja (diferensiasi proses: guru memberikan lembar kerja terstruktur bagi yang membutuhkan panduan, dan memberikan kebebasan analisis bagi kelompok yang lebih mandiri).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna): Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya. Guru memfasilitasi diskusi tentang evolusi.

     Guru memberikan umpan balik langsung terhadap identifikasi siswa.

 

KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)

 Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan penguatan tentang konsep dasar  Sistem Pencernaan.


●     Menyimpulkan Pembelajaran:


MATERI AJAR

































 
Soal Penalaran

Seorang siswa berolahraga lari selama 20 menit. jelaskan mengapa frekuensi pernafasannya meningkat, dan hubungkan dengan kebutuhan oksigen serta proses yang terjadi didalam sel tubuh.

(Jawab pada kolom komentar di bawah dengan menebutkan nama dan kelas sebagai bentuk kehadiran)


Komentar

nayfakira mengatakan…
Nama: Nayla Fakhira
Kelas: XI.F.A.6

Seorang siswa berolahraga lari selama 20 menit. jelaskan mengapa frekuensi pernafasannya meningkat, dan hubungkan dengan kebutuhan oksigen serta proses yang terjadi didalam sel tubuh.

Jawab: Saat berlari, otot membutuhkan lebih banyak energi. Energi dihasilkan melalui respirasi sel yang memerlukan oksigen. Karena kebutuhan oksigen meningkat dan karbon dioksida harus dikeluarkan, frekuensi pernapasan menjadi lebih cepat.
Anonim mengatakan…
Hadir
Nama:Aura sanjaya mirza
Kelas: XI.6

jawab:
Karena pas lari otot butuh energi lebih banyak,buat bikin energi, sel perlu oksigen. jadi napas jadi lebih cepat supaya oksigen yang masuk cukup buat proses pembentukan energi di dalam sel
Shabira Talitha mengatakan…
Shabira Talitha XI.6

karena tubuhnya menyesuaikan diri dengan meningkatnya kebutuhan oksigen dan proses respirasi saat melakukan olahraga
Anonim mengatakan…
Nama: Rahmawati Pertiwi
Kelas: XI.FA.6

Saat berlari 20 menit, otot bekerja lebih aktif sehingga membutuhkan lebih banyak energi. Energi dihasilkan melalui proses respirasi sel yang memerlukan oksigen untuk mengubah glukosa menjadi ATP. Karena kebutuhan oksigen meningkat, frekuensi pernapasan bertambah agar suplai oksigen terpenuhi dan karbon dioksida sebagai sisa metabolisme dapat segera dikeluarkan.
Rafitoh ekandari mengatakan…
Nama: Rafitoh ekandari
Kelas:XI.FA.6

Seorang siswa berolahraga lari selama 20 menit. menjelaskan mengapa frekuensi pernafasannya meningkat, dan menghubungkan dengan kebutuhan oksigen serta proses yang terjadi di dalam sel tubuh.

Jawab: Frekuensi pernapasan meningkat setelah berolahraga karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi. Saat berolahraga selama 20 menit, aktivitas otot meningkat sehingga proses respirasi sel berlangsung lebih cepat. Proses ini memerlukan oksigen (O₂) dan menghasilkan karbon dioksida (CO₂).

Anonim mengatakan…
nama: izzy alfaruq
kelas: 11.6
saat berlari, otot bekerja lebih keras dan membutuhkan lebih banyak energi. energi ini dihasilkan melalui proses respirasi seluler di dalam mitokondria, yang memerlukan oksigen untuk membakar zat makanan (seperti glukosa).
peningkatan kebutuhan oksigen inilah yang menyebabkan frekuensi pernapasan meningkat. napas yang lebih cepat bertujuan untuk memasok oksigen sebanyak-banyaknya ke dalam darah, yang kemudian diedarkan ke sel-sel tubuh, terutama sel otot. proses ini juga bertujuan untuk mengeluarkan kelebihan karbon dioksida (CO₂) sebagai sisa metabolisme dari dalam tubuh
Anonim mengatakan…
Nama:M.Milan.Ramadhan
Kelas:XI.FA.6

jawab:
respons fisiologis normal tubuh untuk memenuhi kebutuhan energi yang meningkat
nadzwa awalia putri mengatakan…
Nama: nadzwa awalia putri
kelas: XI.Fa.6

jawab:
Selama lari, aktivitas otot meningkat sehingga kebutuhan energi (ATP) juga naik. Pembentukan ATP secara efisien memerlukan oksigen melalui respirasi seluler di mitokondria. Untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang lebih banyak dan mengeluarkan karbondioksida hasil metabolisme yang bertambah, frekuensi pernapasan meningkat. Jika oksigen kurang, tubuh melakukan glikolisis anaerob sementara, tapi peningkatan pernapasan bertujuan agar respirasi aerob tetap berjalan dan menjaga keseimbangan dalam tubuh.
nayfakira mengatakan…
Dealova zahra maharani.R XI.IPA 6
Saat berlari 20 menit, otot bekerja lebih keras sehingga membutuhkan lebih banyak energi (ATP). Energi tersebut dihasilkan melalui respirasi sel yang memerlukan oksigen dan menghasilkan karbon dioksida.

Karena kebutuhan oksigen meningkat dan karbon dioksida yang dihasilkan lebih banyak, frekuensi pernapasan menjadi lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan membuang sisa gas.
Alifa Mega Nurani mengatakan…
Nama: Alifa Mega Nurani
Kelas: 11 IPA 6
Seorang siswa berolahraga lari selama 20 menit. jelaskan mengapa frekuensi pernafasannya meningkat, dan hubungkan dengan kebutuhan oksigen serta proses yang terjadi didalam sel tubuh.

Jawaban:
Saat berlari selama 20 menit, tubuh bekerja lebih aktif dari biasanya. Otot-otot membutuhkan energi lebih banyak supaya bisa terus bergerak.
Energi itu dibuat di dalam sel melalui proses respirasi sel yang memerlukan oksigen. Karena kebutuhan oksigen meningkat dan karbon dioksida yang dihasilkan juga lebih banyak, maka pernapasan menjadi lebih cepat agar tubuh mendapat cukup oksigen dan bisa membuang sisa gas tersebut.
Anonim mengatakan…
nama : billy erlangga putra
kelas : 11.6

Seorang siswa berolahraga lari selama 20 menit. menjelaskan mengapa frekuensi pernafasannya meningkat, dan menghubungkan dengan kebutuhan oksigen serta proses yang terjadi di dalam sel tubuh.

Jawab: Frekuensi pernapasan meningkat setelah berolahraga karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi. Saat berolahraga selama 20 menit, aktivitas otot meningkat sehingga proses respirasi sel berlangsung lebih cepat. Proses ini memerlukan oksigen (O₂) dan menghasilkan karbon dioksida (CO₂).
nayfakira mengatakan…
shafiyyah al khansa
11 IPA 6

Frekuensi pernapasan meningkat saat berlari karena sel-sel tubuh melakukan respirasi seluler lebih cepat untuk menghasilkan energi, sehingga membutuhkan lebih banyak oksigen dan menghasilkan lebih banyak karbon dioksida.
Anonim mengatakan…
nama : dinda dian permatasari
kelas : 11.6

jawaban :
Saat siswa berlari, otot bekerja lebih keras sehingga membutuhkan lebih banyak energi. Energi dihasilkan melalui respirasi seluler, yaitu proses penggunaan oksigen untuk mengubah glukosa menjadi energi (ATP).

Karena kebutuhan oksigen meningkat dan karbon dioksida yang dihasilkan juga bertambah, maka frekuensi pernapasan meningkat untuk memasok oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida lebih cepat.
nayfakira mengatakan…
Zizi Rafifah A.
XI.FA.6

jawab: karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen saat berlari untuk proses respirasi seluler di mitokondria guna menghasilkan energi (ATP), serta untuk membuang karbon dioksida hasil metabolisme.
Anonim mengatakan…
nama : chaisya dwi syafanna
kelas : XI.FA.6

jawab : Frekuensi pernapasan meningkat saat berlari karena tubuh membutuhkan lebih banyak energi, yang dipenuhi melalui peningkatan respirasi seluler di sel otot.
Anonim mengatakan…
DINDA SARI
XI.6

JAWABAN :
Saat siswa berlari selama 20 menit, tubuhnya membutuhkan lebih banyak energi. Untuk menghasilkan energi itu, sel-sel tubuh memerlukan lebih banyak oksigen. Karena itu, pernapasan menjadi lebih cepat agar oksigen yang masuk ke tubuh juga bertambah.
Anonim mengatakan…
ANINDYA NUR ASYIFA
11.6

JAWABAN: Saat berlari 20 menit, otot bekerja lebih keras sehingga membutuhkan lebih banyak energi. Energi dihasilkan melalui respirasi sel, yang memerlukan oksigen untuk mengubah glukosa menjadi energi (ATP).

Karena kebutuhan oksigen meningkat dan tubuh harus membuang lebih banyak karbon dioksida, frekuensi pernapasan pun menjadi lebih cepat.
Anonim mengatakan…
m daegal armiel
11.6

jawab:Selama lari, aktivitas otot meningkat sehingga kebutuhan energi (ATP) juga naik. Pembentukan ATP secara efisien memerlukan oksigen melalui respirasi seluler di mitokondria. Untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang lebih banyak dan mengeluarkan karbondioksida hasil metabolisme yang bertambah, frekuensi pernapasan meningkat. Jika oksigen kurang, tubuh melakukan glikolisis anaerob sementara, tapi peningkatan pernapasan bertujuan agar respirasi aerob tetap berjalan dan menjaga keseimbangan dalam tubuh.
Siti Ghaliya Salsabila mengatakan…
nama siti ghaliya salsabila
kelas 11.6
jawab:
Saat seorang siswa berolahraga lari selama 20 menit, frekuensi pernapasannya meningkat karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi. Ketika berlari, otot-otot bekerja lebih keras sehingga memerlukan energi dalam jumlah besar. Energi tersebut dihasilkan melalui proses respirasi seluler yang terjadi di dalam mitokondria, yaitu dengan mengubah glukosa dan oksigen menjadi energi (ATP), karbon dioksida, dan air. Semakin tinggi aktivitas fisik, semakin banyak energi yang dibutuhkan, sehingga kebutuhan oksigen juga meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, paru-paru bekerja lebih cepat mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida hasil respirasi, sehingga frekuensi pernapasan menjadi lebih cepat dan lebih dalam
naurah anandisa mengatakan…
nama : naurah anandisa
kelas : XI.F.A.6
jawaban :
Saat berlari, otot memerlukan lebih banyak energi (ATP), sehingga sel-sel tubuh melakukan respirasi seluler secara lebih cepat. Proses ini membutuhkan banyak oksigen sebagai bahan bakar dan menghasilkan karbondioksida sebagai limbah. Akibatnya, frekuensi pernapasan meningkat secara otomatis untuk memasok oksigen ke dalam sel dan membuang karbondioksida dari dalam darah agar keseimbangan energi tubuh tetap terjaga.