Nama Guru : Ayu Dwi Apriliana, S.Pd.
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : XII 1
Pertemuan :1
Capaian Pembelajaran
Pada
akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan struktur sel
serta bioproses yang terjadi, seperti transpor membran dan pembelahan sel;
menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya serta
kelainan at au gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut; memahami fungsi
enzim dan mengenal proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh; serta memiliki kemampuan
menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan, mengevaluasi gaga
san baru mengenai evolusi, dan inovasi teknologi biologi.
Tujuan Pembelajaran.
1. Peserta didik mampu Mendeskripsikan struktur dan
fungsi enzim dengan tepat melalui infografik.
2. Peserta didik mampu Menjelaskan mekanisme kerja enzim dengan tepat melalui
studi literatur.
3. Peserta didik mampu Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kerja enzim
melalui eksperimen.
4. Peserta didik mampu Menganalisis perbedaan anabolisme dan katabolisme melalui
studi literatur.
Materi :Enzim
Metode : PBL
Strategi : Diskusi/Tanya Jawab dan praktik
Langkah-langkah Pembelajaran :
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Berkesadaran
(Mindful Learning):
●
Guru memulai pembelajaran dengan meminta peserta didik untuk
melakukan peregangan ringan atau teknik pernapasan singkat (misalnya, 3-2-1 breathing) untuk menenangkan pikiran dan
memusatkan perhatian.
●
Guru memandu peserta didik untuk merenungkan pertanyaan pemantik:
"Apa yang membuat tubuh kita memiliki energi untuk bergerak dan berpikir?
Bagaimana makanan yang kita makan diubah menjadi energi?"
Bermakna
(Meaningful Learning):
●
Guru mengaitkan pertanyaan pemantik dengan konsep metabolisme
yang akan dipelajari, menjelaskan bahwa proses ini sangat fundamental bagi
kelangsungan hidup.
●
Guru menunjukkan video pendek atau gambar yang relevan dengan
aplikasi enzim atau metabolisme dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, proses
fermentasi makanan, atlet yang berenergi).
Menggembirakan
(Joyful Learning):
●
Guru menyajikan "fakta unik" terkait enzim atau
metabolisme yang menarik perhatian (misalnya, kecepatan kerja enzim yang luar
biasa, atau bagaimana tubuh kita dapat menghasilkan listrik).
●
Guru melakukan kuis singkat menggunakan Kahoot! atau Mentimeter
terkait pengetahuan prasyarat atau tebak gambar tentang konsep awal yang akan
dipelajari.
●
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan semangat dan
memotivasi peserta didik bahwa materi ini akan sangat berguna dalam kehidupan
mereka.
Kegiatan Inti (60-70 Menit per pertemuan)
Pertemuan 1: Enzim
Memahami
(Understanding):
●
Diferensiasi
Konten: Guru menyediakan berbagai sumber belajar tentang enzim: buku
teks, artikel daring (berbagai tingkat kompleksitas), video animasi. Peserta
didik memilih sumber yang paling sesuai dengan gaya belajarnya.
●
Kegiatan:
Peserta didik secara individu atau berpasangan melakukan studi literatur dan
membuat catatan visual (peta konsep, infographic)
tentang struktur, komponen, dan sifat enzim.
●
Berkesadaran:
Peserta didik diajak fokus pada detail-detail struktur enzim dan bagaimana hal
itu memengaruhi fungsinya.
Mengaplikasi
(Applying):
●
Diferensiasi
Proses: Guru menyediakan simulasi interaktif daring (misalnya, dari
PhET simulations atau sejenisnya) tentang mekanisme kerja enzim (lock and key, induced fit) dan pengaruh
faktor lingkungan. Peserta didik dapat memanipulasi variabel dan mengamati
perubahan.
●
Kegiatan:
Diskusi kelompok kecil (3-4 orang) untuk menganalisis hasil simulasi, membahas
studi kasus sederhana (misalnya, mengapa enzim pencernaan bekerja optimal pada
pH tertentu), dan mempresentasikan temuan awal.
●
Bermakna:
Peserta didik mengaplikasikan pemahaman konsep ke dalam skenario nyata, melihat
bagaimana teori bekerja dalam praktik.
Merefleksi
(Reflecting):
●
Diferensiasi
Produk: Peserta didik menuliskan 3 hal baru yang mereka pelajari
tentang enzim dan 1 pertanyaan yang masih mereka miliki. Atau, menggambar
sketsa kreatif yang menggambarkan kerja enzim dan menjelaskan maknanya.
●
Kegiatan:
Peserta didik melakukan refleksi mandiri tentang pemahaman mereka.
●
Menggembirakan: Guru
memberikan pujian dan semangat atas partisipasi aktif peserta didik.
MATERI PEMBELAJARAN
CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN
1. Bagian sel manakah yang bertanggung jawab dalam menghasilkan
energi untuk aktivitas seluler?
Jawab = Organel sel yang bertanggung jawab dalam menghasilkan energi untuk aktivitas seluler adalah mitokondria. Mitokondria sering disebut sebagai "pembangkit tenaga" sel karena kemampuannya menghasilkan sebagian besar energi yang dibutuhkan sel dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat) melalui proses respirasi seluler.
LATIHAN SOAL
1. Apa yang Anda ketahui tentang "energi" dalam konteks
makhluk hidup? Berikan satu contoh!
2.
Mengapa suhu tubuh manusia cenderung stabil meskipun suhu
lingkungan berubah?
3.
Apakah Anda pernah mendengar tentang "enzim"
sebelumnya? Jika ya, apa yang Anda ketahui tentangnya?
4.
Jika Anda memiliki waktu luang, media belajar apa yang paling
Anda sukai untuk belajar biologi (buku, video, simulasi, diskusi, dll.)?
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : XII 1
Pertemuan :1
Capaian Pembelajaran
Pada
akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan struktur sel
serta bioproses yang terjadi, seperti transpor membran dan pembelahan sel;
menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya serta
kelainan at au gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut; memahami fungsi
enzim dan mengenal proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh; serta memiliki kemampuan
menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan, mengevaluasi gaga
san baru mengenai evolusi, dan inovasi teknologi biologi.
Tujuan Pembelajaran. 1. Peserta didik mampu Mendeskripsikan struktur dan fungsi enzim dengan tepat melalui infografik. 2. Peserta didik mampu Menjelaskan mekanisme kerja enzim dengan tepat melalui studi literatur. 3. Peserta didik mampu Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kerja enzim melalui eksperimen. 4. Peserta didik mampu Menganalisis perbedaan anabolisme dan katabolisme melalui studi literatur.
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) Berkesadaran
(Mindful Learning): ●
Guru memulai pembelajaran dengan meminta peserta didik untuk
melakukan peregangan ringan atau teknik pernapasan singkat (misalnya, 3-2-1 breathing) untuk menenangkan pikiran dan
memusatkan perhatian. ●
Guru memandu peserta didik untuk merenungkan pertanyaan pemantik:
"Apa yang membuat tubuh kita memiliki energi untuk bergerak dan berpikir?
Bagaimana makanan yang kita makan diubah menjadi energi?" Bermakna
(Meaningful Learning): ●
Guru mengaitkan pertanyaan pemantik dengan konsep metabolisme
yang akan dipelajari, menjelaskan bahwa proses ini sangat fundamental bagi
kelangsungan hidup. ●
Guru menunjukkan video pendek atau gambar yang relevan dengan
aplikasi enzim atau metabolisme dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, proses
fermentasi makanan, atlet yang berenergi). Menggembirakan
(Joyful Learning): ●
Guru menyajikan "fakta unik" terkait enzim atau
metabolisme yang menarik perhatian (misalnya, kecepatan kerja enzim yang luar
biasa, atau bagaimana tubuh kita dapat menghasilkan listrik). ●
Guru melakukan kuis singkat menggunakan Kahoot! atau Mentimeter
terkait pengetahuan prasyarat atau tebak gambar tentang konsep awal yang akan
dipelajari. ●
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan semangat dan
memotivasi peserta didik bahwa materi ini akan sangat berguna dalam kehidupan
mereka. Kegiatan Inti (60-70 Menit per pertemuan) Pertemuan 1: Enzim Memahami
(Understanding): ●
Diferensiasi
Konten: Guru menyediakan berbagai sumber belajar tentang enzim: buku
teks, artikel daring (berbagai tingkat kompleksitas), video animasi. Peserta
didik memilih sumber yang paling sesuai dengan gaya belajarnya. ●
Kegiatan:
Peserta didik secara individu atau berpasangan melakukan studi literatur dan
membuat catatan visual (peta konsep, infographic)
tentang struktur, komponen, dan sifat enzim. ●
Berkesadaran:
Peserta didik diajak fokus pada detail-detail struktur enzim dan bagaimana hal
itu memengaruhi fungsinya. Mengaplikasi
(Applying): ●
Diferensiasi
Proses: Guru menyediakan simulasi interaktif daring (misalnya, dari
PhET simulations atau sejenisnya) tentang mekanisme kerja enzim (lock and key, induced fit) dan pengaruh
faktor lingkungan. Peserta didik dapat memanipulasi variabel dan mengamati
perubahan. ●
Kegiatan:
Diskusi kelompok kecil (3-4 orang) untuk menganalisis hasil simulasi, membahas
studi kasus sederhana (misalnya, mengapa enzim pencernaan bekerja optimal pada
pH tertentu), dan mempresentasikan temuan awal. ●
Bermakna:
Peserta didik mengaplikasikan pemahaman konsep ke dalam skenario nyata, melihat
bagaimana teori bekerja dalam praktik. Merefleksi
(Reflecting): ●
Diferensiasi
Produk: Peserta didik menuliskan 3 hal baru yang mereka pelajari
tentang enzim dan 1 pertanyaan yang masih mereka miliki. Atau, menggambar
sketsa kreatif yang menggambarkan kerja enzim dan menjelaskan maknanya. ●
Kegiatan:
Peserta didik melakukan refleksi mandiri tentang pemahaman mereka. ●
Menggembirakan: Guru
memberikan pujian dan semangat atas partisipasi aktif peserta didik. MATERI PEMBELAJARAN CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN 1. Bagian sel manakah yang bertanggung jawab dalam menghasilkan energi untuk aktivitas seluler? Jawab = Organel sel yang bertanggung jawab dalam menghasilkan energi untuk aktivitas seluler adalah mitokondria. Mitokondria sering disebut sebagai "pembangkit tenaga" sel karena kemampuannya menghasilkan sebagian besar energi yang dibutuhkan sel dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat) melalui proses respirasi seluler. LATIHAN SOAL 1. Apa yang Anda ketahui tentang "energi" dalam konteks
makhluk hidup? Berikan satu contoh! 2.
Mengapa suhu tubuh manusia cenderung stabil meskipun suhu
lingkungan berubah? 3.
Apakah Anda pernah mendengar tentang "enzim"
sebelumnya? Jika ya, apa yang Anda ketahui tentangnya?
4.
Jika Anda memiliki waktu luang, media belajar apa yang paling
Anda sukai untuk belajar biologi (buku, video, simulasi, diskusi, dll.)? |
Komentar