Nama Guru : Ayu Dwi Apriliana, S.Pd.
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : XI 2
Pertemuan :5
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan bioproses yang terjadi dalam sel, dan menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut. Selanjutnya peserta didik memiliki kemampuan menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupan sehari-hari dan mengevaluasi gagasan baru mengenai evolusi. Konsep-kosep yang dipelajari diterapkan untuk memecahkan masalah kehidupan yang diselesaikan dengan keterampilan proses secara mandiri hingga menciptakan ide atau produk untuk mengatasi permasalah tersebut. Melalui keterampilan proses juga dibangun sikap ilmiah dan profil pelajar pancasila khususnya mandiri, bernalar kritis, kreatif dan bergotong royong.
Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan fungsi rangka. 2. Menjelaskan struktur rangka. Materi : Susunan Rangka Manusia Metode : Cooperative/Learning Strategi : Diskusi/Tanya Jawab Langkah-langkah Pembelajaran : 1. Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al Azhar dan Lagu Indoneisa Raya pada jam ke 1) 2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi 3. Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan 4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya 5. Guru memberikan beberapa soal mengenai gambar pada rangka manusia 6. Guru memberikan pembahasan soal Mengenai gambar pada rangka manusia 7. Guru menanyakan soal yang sulit difahami 8. Guru dan siswa berdiskusi mengerjakan soal yang sulit dikerjakan dan difahami 9. Siswa menarik kesimpulan -Mengenai bagian bagian yang terdapat pada rangka manusia -Menganalisis dan mengamati Gambar (Menghafal) 10. Untuk penguatan siswa diminta mengerjakan latihan latihan soal essay Mengenai gambar pada rangka manusia Susunan rangka pada manusia A. Bagian Kepala 1. Tulang Ubun-Ubun (Parietal) = 2 2. Tulang Dahi (Frontal) = 1 3. Tulang Pelipis (Temporal) = 2 4. Tulang Baji (Sphenoid) = 2 5. Tulang Kepala Belakang (Oksipital) = 1 6. Tulang Tapis (Ethomoid) = 2 B. Bagian Muka 1. Rahang Atas (Maksila) = 2 2. Rahang Bawah (Mandibula) = 2 3. Tl. pipi (zigomatik) = 2 4. Tl. langit-langit (palatum) = 2 5. Tl. hidung (nasal) = 2
Fungsi Rangka Berikut Ini Merupakan Fungsi Rangka Manusia.
Rangka menyediakan kerangka bagi tubuh sehingga menyokong dan menjaga bentuk tubuh.
Tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh manusia menjadi tempat melekatnya otot. Tulang dan otot ini bersama-sama memungkinkan terjadinya pergerakan pada manusia.
Pergerakan pada hewan bertulang belakang (vertebrae) bergantung kepada otot rangka, yang melekat pada rangka tulang.
Sumsum tulang menghasilkan beberapa sel-sel imunitas. Contohnya adalah limfosit B yang membentuk antibodi.
Rangka tubuh melindungi beberapa organ vital yakni :
Rangka tubuh adalah tempat terjadinya haematopoiesis, yaitu tempat pembentukan sel darah. Sumsum tulang merupakan tempat pembentukan sel darah 6.Penyimpanan Matriks tulang dapat menyimpan kalsium dan terlibat dalam metabolisme kalsium. Sumsum tulang mampu menyimpan zat besi dalam bentuk ferritin dan terlibat dalam metabolisme zat besi. Susunan Rangka Pada Manusia Kerangka tubuh manusia terdiri dari susunan berbagai macam tulang yang satu sama lainnya saling berhubungan, terdiri dari:
Tulang kepala/Tengkorang (cranium)Tulang tengkorak terdiri atas dua bagian, yaitu tengkorak otak (neuro cranial) dan tengkorak wajah (fasial cranial).
Tengkorak otak terdiri dari tulang-tulang yang dihubungkan satu sama lain oleh tulang bergerigi yang disebut sutura, banyaknya 8 buah dan terdiri dari bagian yaitu: 1) Kubah tengkorak, terdiri dari:
2) Dasar tengkorak, terdiri dari:
3) Samping tengkorak (os temporal): tulang pelipis. Pada neuro cranial terdapat celah yang memisahkan antara tulang yang disebut sutura. Ada 3 buah sutura yaitu:
Di neuro cranial juga terdapat fontanel yaitu rongga pada ubun-ubun. Fontanel ini akan tertutup sempurna pada usia 18 bulan. Terdapat 2 fontanel, yaitu fontanel anterior (fontanel depan) dan fontanel posterior (fontanel belakang).
Pada manusia bentuknya lebih kecil dari neuro cranial, di dalalmnya terdapat rongga-rongga yang membentuk rongga mulut (kavum oris), rongga hidung (kavum nasi) dan rongga rongga mata (kavum orbita). Fasial cranial dibagi atas 2 bagian, yaitu: 1) Bagian hidung (nasalis)
2) Bagian rahang
Kerangka Dada (Torax)Kerangka dada dibentuk oleh susunan tulang yang melindungi rongga dada yang terdiri dari :
Tulang dada menjadi tonggak dinding depan dari toraks (rongga dada) bentuknya gepeng dan sedikit melear, yang terdiri atas 3 bagian yaitu:
Os kosta banyaknya 24 buah, kiri dan kanan, bagian depan berhubungan dengan tulang sternum dan bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang (veterbra torakalis). Tulang iga dibagi 3 macam:
Jumlanya sesuai dengan jumlah kosta, dan menjadi tempat melekatnya kosta. Tulang Belakang (Os Vertebrae) Bagian dari ruas tulang-tulang belakang terdiri dari:
Diantara ruas-ruas tulang belakang tedapat sebuah bantalan yang berasal dari tulang rawan fibrosa yang disebut discus intevetebralis. Gelang Panggul (Ol Pelvis)Tulang pelvis adalah penghubung antara badan dan anggota bawah yaitu tualng sacrum dan koksigis yang bersendi satu dengan yang lainnya pada simfisis pubis. Tulang pelvis dibentuk dari :
Pada gelang panggul terdapat pintu panggul yang dibagi atas 2 bagian, yaitu:
Kerangka Anggota Gerak Atas (Extremitas Superior)Extremitas superior dikaitkan dengan kerangka bada dengan perantaraan gelang bahu yang terdiri dari scapula dan klavikula. Tulang-tulang yang membentuk kerangka lengan antara lain:
Yaitu persendian yang menghubungkan lengan dengan badan. Bagian ini dibentuk oleh dua buah tulang yaitu os scapula (tulang belikat) dan os klavikula (tulang selangka).
Merupakan tulang pangkal lengan yang mempunyai tulang panjang seperti tongkat. Bagian yang mempunya hubungan dengan bahu bentuknya bundar berbentuk kepala sendi yang disebut kaput humeri. Pada kaput humeri ini terdapat tonjolan yang disebut tuberkel mayor dan minor. Pada bagian bawah terdapat lekukan yang disebut kolumna humeri.
Yaitu tulang bawah yang lekukannya sejajar dengan tulang jari kelingking arah ke siku mempunyai taju yang disebut prosesus olekrani, gunanya ialah tempat melekatnya otot dan menjaga agar siku tidak membengkok ke belakang. · Radius (tulang pengumpil)Letaknya bagia lateral, sejajar dengan ibu jari. Di bagian yang berhubungan dengan humerus dataran sendinya berbentuk bundar yang memungkinkan lengan bawah dapat berputar atau terlungkup.
Terdiri dari 8 tulang tersusun dalam dua bari:
Terdiri dari tulang pipa pendek, banyaknya 5 buah setiap batang. Mempunyai dua ujung yang bersendi dengan tulang karpalia dan bersendi dengan falangus atau tulang jari.
Terdiri dari tulang pipa pendek yang banyaknya 14 buah, dibentuk dalam 5 bagian tulang yang berhubungan dengan metakarpalia perantaraan persendian. Kerangka Anggota Gerak Bawah (Ektremitas Inferior)Tulang ini dikaitkan pada batang tubuh dengan perantaraan gelang panggul, terdiri dari 31 pasang tulang koksa (tulang pangkal paha), femur (tulang paha), tibia (tulang kering), fibula (tulang betis), patela (tempurung lutut), tarsalia (tulang pangkal kaki), metatarsalia (tulang telapak kaki), dan falang (ruas jari kaki).
Tulang koksa membentuk gelang panggul. Letaknya di setiap sis dan di depan bersatu dengan simpisis pubis dan membentuk sebagian besar tulang pelvis. Os koksa terdiri dari os ilium (tulang usus), os pubis (tulang kemaluan) dan os iski (tulang duduk).
Merupakan tulang pipa terpanjang dan terbesar. Kepala sendinya disebut kaput femoris, pada kolumna femoris terdapat taju yang disebut trokanter mayor dan minor. Dibagian ujung membentuk persendian lutut, terdapat dua buah tonjolan yang disebut kondilus medialis dan kondilus lateralis. Os tibia dan fibularis merupakan tulang yang bentuk persendian lutut dengan os femur. Pada ujungnya tedapat tonjolan yang disebut os maleolus atau mata kaki luar. Os tibia bentuknya lebih kecil, pada bagian pangkal meletak os fibula, pada bagian ujung mementuk persendian dengan tulang pangkal kaki dan terdapat taju yang disebut os maleolus medialis.
Os tarsalia dihubungkan dengan tulang bawah oleh sendi pergelangan kaki. Terdiri dari tulang-tulang kecil yang banyaknya 5 buah yaitu :
Metatarsalia (tulang telapak kaki)Terdiri dari tulang-tulang pendek yang banyaknya 5 buah, yang masing-masing berhubungan dengan tarsus dan falangus dengan perantaraan persendian. Falangus (ruas jari tangan)Ruas jari kaki merupakan tulang-tulang pendek yang masing-masing terdiri atas 3 ruas kecuali ibu jari kaki banyaknya 2 ruas. Lengkung kaki tedapat 4 lengkung medial terbentuk dari belakang ke depan kalkaneus. Langkung lateralis oleh kalkaneus kuboidea dan 2 tulang metatarsal. Lengkung melingkang dibentuk oleh tulang tarsal, dan lengkung tranversal anterior dibentuk oleh kepala tulang metatarsal pertama dan kelima.
LATIHAN SOAL 1. Rangka merupakan alat gerak pasif pada manusia yang terdiri atas kumpulan tulang pada manusia. secara umum fungsi rangka yang benar adalah ... 2. Jaringan tubuh (somatis) merupakanjaringan yang terdapat pada tubuh hewan sepanjang hidupnya. jaringan tubuh pada hewan dibagi menjadi 4 jaringan utama diantaranya ... 3. Perhatikan ciri-ciri jaringan hewan berikut ini : 1) Sel-selnya tersusun rapat. Dari ciri-ciri tersebut, merupakan jaringan ... 4. Perhatikan macam-macam tulang manusia berikut ini : 1. emporal Yang termasuk kedalam rangka aksial (tulang yang melindungi organ) ditunjukkan oleh nomor ... 5. Rangka aksial terbagi atas 3 bagian yaitu tulang tengkorak, tulang belakang dan tulang dada + rusuk. tulang belakang terdiri atas 33 ruas yang terbagi atas ... |


Komentar