SISTEM PERTAHANAN TUBUH
Nama Guru
: Ayu Dwi Apriliana, S.Pd.
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas
: XI IPA 1,2 dan 3
Pertemuan
:1
Kode KD
3.14 Menganalisis peran sistem imun dan imunisasi
terhadap proses fisiologi di dalam tubuh.
4.14 Melakukan kampanye
pentingnya partisipasi masyarakat dalam program dan imunisasi serta
kelainan dalam sistem.
Tujuan Pembelajaran
1.
Peserta Didik diharapkan kalian mampu menganalisis dan mendeskripsikan fungsi sistem
pertahanan tubuh, mekanisme sistem
pertahanan tubuh yang terdiri dari pertahanan non spesifik dan pertahanan spesifik.
2.
Peserta Didik diharapkan kalian mampu dan menjabarkan faktor yang mempengaruhi sistem pertahanan
tubuh dan gangguan sistem pertahanan
tubuh.
Materi : Fungsi sistem
pertahanan tubuh, : Faktor
yang mempengaruhi sistem pertahanan tubuh, dan
gangguan sistem
pertahanan tubuh.
Metode : Cooperative/Learning
Strategi : Diskusi/Tanya Jawab
Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Peserta didik
memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al Azhar dan Lagu Indoneisa Raya
pada jam ke 1)
2. Guru mengecek
kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru menyampaikan
tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru menanyakan materi yang telah
dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
5. Guru memberikan
beberapa soal mengenai gambar pada sistem pertahanan tubuh.
6. Guru
memberikan pembahasan soal Mengenai gambar pada sistem
pertahanan tubuh.
7. Guru
menanyakan soal yang sulit difahami
8. Guru
dan siswa berdiskusi mengerjakan soal yang sulit dikerjakan dan difahami
9. Siswa
menarik kesimpulan
-Mengenai
bagian bagian yang terdapat pada sistem pertahanan tubuh.
-Menganalisis dan mengamati Gambar (Menghafal)
10. Untuk penguatan siswa
diminta mengerjakan latihan latihan soal essay Mengenai gambar pada sistem
pertahanan tubuh.
Pengembangan Materi
Faktor yang mempengaruhi dan Gangguan Sistem
Pertahanan Tubuh
A. Tujuan Pembelajaran
B-Friend
yang hebat, melalui kegiatan pembelajaran kedua ini, diharapkan
kalian mampu dan menjabarkan faktor
yang mempengaruhi sistem pertahanan tubuh dan
gangguan sistem pertahanan tubuh.
B.
Uraian Materi
1.
Faktor yang mempengaruhi Sistem Pertahanan Tubuh
Kekebalan
tubuh penting dijaga agar tubuh tetap
sehat. B-Friend, sistem kekebalan tubuh
yang kuat menjadi
salah satu factor
yang berperan mencegah
seseorang terpapar virus, termasuk corona. Maka perlu kalian mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi
sistem kekebalan tubuh ini. Mari kita
bahas dalam modul ini.
|
No |
Faktor yang
mempengaruhi |
|
1 |
Genetik (keturunan) Seseorang yang memiliki riwayat
penyakit menurun seperti
diebetes mellitus akan beresiko menderita penyakit tersebut
dalam hidupnya. |
|
2 |
Fisiologis Fungsi organ
yang terganggu akan mempengaruhi kerja
organ yang lain
seperti berat badan
yang berlebihan akan menyebabkan sirkulasi darah kurang lancar
sehingga dapat meningkatkan kerentanan terhadap penyakit. |
|
3 |
Stress dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh karena melepaskan hormon seperti neuroedokrin, glukokortikoid, dan katekolamin. Stres kronis dapat
menurunkan jumlah sel darah putih
dan berdampak buruk pada produksi antibodi. |
|
4 |
Usia dapat
meningkatkan atau menurunkan kerentanan terhadap penyakit tertentu. Contohnya, bayi yang lahir
secara prematur lebih rentan terhadap
infeksi daripada bayi
yang
normal. Pada usia 45
tahun atau lebih, resiko timbulnya penyakit kanker meningkat. |
|
5. Hormon bergantung
pada jenis kelamin. Wanita memproduksi hormon
estrogen. Sedangkan pria
memproduksi hormon androgen yang bersifat memperkecil resiko penyakit autoimun, sehingga penyakit lebih sering dijumpai pada wanita. |
|
|
6. Olahraga jika dilakukan secara teratur akan membantu
meningkatkan aliran darah dan
membersihkan tubuh dari racun. Namun, olahraga yang berlebihan meningkatkan kebutuhan suplai oksigen
sehingga memicu timbulnya radikal bebas yang dapat merusak
sel- sel
tubuh. |
|
|
7.Tidur Kadar
sitokinin yang sistem kerjanya sangat
dipengaruhi oleh pola tidur seseorang
ketika kadar hormone ini berubah-ubah
dapat mempengaruhi imunitas selular sehingga kekebalan tubuh
akan melemah. |
|
|
8.Nutrisi seperti vitamin dan mineral diperlukan dalam pengaturan siistem
imunitas. DHA (docosahexaeonic acid) dan asam arakidonat mempengaruhi maturasi (pematangan) sel T. Protein
diperlukan dalam pembentukan imunoglobulin dan komplemen. Namun, kadar kolesterol yang tinggi dapat
memperlambat proses penghancuran bakteri oleh makrofag. |
|
|
9. Pajanan zat berbahaya contohnya
bahan radioaktif, peptisida, rokok,
minuman beralkohol dan bahan pembersih kimia.
Mengandung zat-zat yang
dapat menurunkan imunitas. |
|
|
10. Racun tubuh sisa
metabolisme. Jika racun ini tidak berhasil
dikeluarkan dari tubuh, akan mengganggu kerja
sistem imunitas. |
|
|
11. Penggunaan obat-obatan terutama
penggunaan antibiotik yang berlebihan
atau teratur, menyebabkan bakteri
lebih resisten, sehingga ketika bakteri menyerang lagi maka sistem kekebalan tubuh
akan gagal melawannya. |
|
1.
Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh
B-Friend kita
bahas pula di modul ini gangguan
sitem pertahanan tubuh :
|
1. Hipersensitivitas (Alergi), adalah peningkatan sensitivitas atau
reaktivitas terhadap antigen yang pernah
dipajankan sebelumnya. Terjadi
pada beberapa orang
saja dan tidak
terlalu membahayakan tubuh.
Gejala reaksi Alergi, yaitu gatal- gatal,
ruam, mata merah,
sulit bernafas, kram berlebihan, serum sicnes dan steven Johnson
synsrome (alergi pada kelenjar kulit dan mukosa yang
berbahaya dan dapat menimbulkan kematian) |
|
2. Penyakit Autoimun, adalah kegagalan
sistem imunitas untuk membadakan sel tubuh dengan
sel inang sehingga sistem imunitas menyerang sel tubuh sendiri. Contoh kelainan yang terjadi akibat
autoimunitas yaitu diabetes melitus, myasthenia gravis, dan addison’s disease. |
|
3. Imunodefisiensi, adalh
kondisi menurunnya keefektifan sistem imunitas atau ketidakmampuan sistem imunitas untuk merespon antigen. Contoh: defisiensi imun kongenital dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) |
EVALUASI
1. Pemberian ASI kepada bayinya,
merupakan usaha untuk meningkatkan imunitas
secara….
A.
Aktif buatan
B.
Aktif alami
C.
Pasif buatan
D.
Pasif alami
E.
Tradisional
2. Inflamasi merupakan
reaksi lokal jaringan
terhadap infeksi atau cedera. Prosesnya
secara berurutan adalah….
A.
Cedera – konstriksi pembuluh darah – isolasi area kerusakan – fagositosis – regenerasi jaringan
B.
Cedera – isolasi
area cedera – fagositosis – vasodilatasi – regenerasi jaringan
C.
Cedera – fagositosis – vasodilatasi – isolasi area kerusakan – regenerasi jaringan
D.
Cedera – vasodilatasi – isolasi area kerusakan – fagositosis – regenerasi jaringan
E. Cedera- vasodilatasi – konstriksi pembuluh
darah – fagositosis – regenerasi jaringan
3. Antibodi dari ibu yang menembus plasenta
dan dapat memberikan
imunitas pada bayi
yang baru lahir adalah….
A.
IgA
B.
IgG
C.
IgD
D.
IgM
E.
IgE
4. Berikut
adalah jenis sel darah putih
1. Limfosit 4. Basofil
2. Neutrofil 5. Eosinofil
3. Monosit
Sel darah putih yang berperan
dalam respons imunitas
spesifik adalah….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
5. Jenis sel dan fungsinya dalam respons imunitas
yang paling benar adalah….
A.
Sel T penolong
menghancurkan sel tertentu
B.
Limfosit B memfagositosis antigen
C.
Sel T sitotoksik menyekresikan antibiotic
D.
Makrofag memproduksi antibody
E.
Sel B memori
berperan dalam respons
imunitas sekunder
6. Pada respons
kekebalan humoral, antibodi
dihasilkan oleh….
A.
Sel T penolong
B.
Limfosit B
C.
Sel T sitotoksik
D.
Makrofag
E.
Trombosit
7. Naik suhu tubuh saat demam bertujuan
....
A.
Mempercepat perkembangbiakan bakteri
B.
Mempercepat proses metabolisme
C.
Mempercepat sel fagosit
D.
Jawaban B dan C benar
E.
Jawaban A, B dan
C benar
8. Imunisasi terhadap
campak atau polio
termasuk ....
A.
Kekebalan tubuh aktif alami
B.
Kekebalan tubuh aktif buatan
C.
Kekebalan tubuh pasif
D.
Pertahanan tubuh eksternal
E.
Pertahanan tubuh internal
9. Autoimunitas berbahaya
karena ....
A.
Sel limfosit tidak bereaksi terhadap
antigen
B.
Sel fagosit menyerang
sel-sel tubuh
C.
Sel limfosit rusak oleh virus atau bakteri
D.
Sel limfosit tidak
dapat menghasilkan antibodi
E.
Sel limfosit menyerang sel-sel tubuh
10. Sel B dan sel T adalah
....
A.
Limfosit
B.
Sel pembunuh
C.
Fagosit
D.
Makrofag
E.
Sel darah merah
Komentar