SISTEM RESPIRASI
Nama Guru : Ayu Dwi Apriliana, S.Pd.
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : XI IPA 1,2 dan 3
Pertemuan :2
Kode KD
3.8 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem respirasi dalam kaitannya dengan bioproses dan gangguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem respirasi manusia
4.8 Menyajikan hasil analisis pengaruh pencemaran udara terhadap kelainan pada struktur dan fungsi organ pernapasan manusia berdasarkan studi literatur
Tujuan Pembelajaran
· Menemukan letak dan struktur organ pernapasan manusia dan hewan
· Menjelaskan struktur dan fungsi organ pernapasan pada manusia dan hewan
Materi : Sistem Resprasi
Metode : Cooperative/Learning
Strategi : Diskusi/Tanya Jawab
Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al Azhar dan Lagu Indoneisa Raya pada jam ke 1)
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
5. Guru memberikan beberapa soal mengenai zat makanan yang diperlukan tubuh manusia sehari-hari dari berbagai sumber informasi
6. Guru memberikan pembahasan soal system respirasi yang diperlukan tubuh manusia sehari-hari dari berbagai sumber informasi
7. Guru menanyakan soal yang sulit difahami
8. Guru dan siswa berdiskusi mengerjakan soal yang sulit dikerjakan dan difahami
9. Siswa menarik kesimpulan
- bagaimana proses reprasi pada manusia
-Menganalisis dan mengamati Gambar (Menghafal)
10. Untuk penguatan siswa diminta mengerjakan latihan latihan soal essay mekanisme system respirasi manusia yang diperlukan tubuh manusia sehari-hari dari berbagai sumber informasi
Pengembangan Materi
A.
Pernapasan pada Manusia
Mekanisme Pernapasan Manusia
Pengambilan udara pernapasan dari udara bebas untuk masuk ke dalam tubuh atau paru-paru, serta mengeluarkan gas sisa ke udara bebas dinamakan bernapas. Pengambilan udara pernapasan ini dikenal dengan inspirasi, sedangkan pengeluarannya dikenal dengan ekspirasi. Berdasarkan otot yang berperan aktif, pernapasan manusia dan mamalia dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:
a. Pernapasan dada
1) Inspirasi
Bila otot antartulang rusuk berkontraksi maka tulang-tulang rusuk terangkat sehingga volume rongga dada membesar. Akibatnya, tekanan udara di paru-paru mengecil sehingga udara di luar yang mempunyai tekanan lebih besar masuk ke dalam paru-paru.
2) Ekspirasi
Bila otot-otot antartulang rusuk relaksasi maka tulang-tulang rusuk tertekan sehingga rongga dada mengecil. Akibatnya, tekanan udara di paru-paru membesar sehingga udara keluar.
a. Pernapasan perut
1) Inspirasi
Bila diafragma berkontraksi sehingga mendatar, maka rongga dada membesar. Keadaan ini menyebabkan tekanan udara di paru-paru mengecil sehingga udara luar masuk.
2) Ekspirasi
Bila otot diafragma relaksasi, maka rongga dada mengecil. Akibatnya tekanan di paru-paru membesar sehingga udara keluar.
2. Volume Udara Pernapasan
Jumlah udara yang keluar masuk paru-paru bergantung pada cara kita bernapas.
a. Udara pernapasan (tidal volume), yaitu udara yang dihirup dan dikeluarkan dalam keadaan biasa (sekitar 500 cc). Setelah menghembuskan 500 cc masih tersisa 2500 cc lagi di paru-paru.
b. Udara komplementer, yaitu udara sebanyak 1500 cc yang masih dapat dihirup lagi dengan cara inspirasi yang maksimum, setelah inspirasi biasa.
c. Udara cadangan, yaitu udara sebanyak 1500 cc yang dapat diembuskan lagi pada ekspirasi maksimum dengan mengerutkan otot perut kuat-kuat.
d. Udara residu (udara sisa), yaitu udara sebanyak 1000 cc yang tidak dapat dihembuskan lagi, dan menetap pada paru-paru.
3. Energi Pernapasan
Energi hasil pernapasan merupakan energi kimia yang disebutATP.ATPdibentuk melalui 3 tahapan, yaitu glikolisis, daur krebs, dan transfer elektron. ATP dibentuk dari pemecahan glukosa. Secara sederhana proses pemecahan glukosa hingga dihasilkan energi adalah:
Kerjakan Latihan 7.3 berikut akan menumbuhkan keingintahuan dan mengembangkan kecakapan akademik kalian!
Latihan 7.3
Bagaimanakah frekuensi pernapasan manusia? Faktor-faktor apakah yang mempengaruhinya?
A.
Kelainan atau Penyakit pada Sistem Pernapasan
![]()
1. Kelainan dan Penyakit pada Saluran Pernapasan
a. Laringitis: radang pada daerah laring dan kanker laring yang sering menyerang laki-laki di atas usia 50 tahun.
b. Dipteri: infeksi bakteri Corynobacterium yang menyebabkan kematian.
c. Rhinitis: radang pada rongga hidung hingga menyebabkan bengkak dan banyak mengeluarkan lendir akibat alergi.
d. Bronkitis: peradangan pada trakea dan bronkus hingga dapat menyebabkan demam dan batuk-batuk.
e. Asma: gangguan pernapasan dengan gejala sukar bernapas, bunyi mendesak dan batuk-batuk yang disebabkan alergi, psikis ataupun karena penyakit menurun.
f. Pembengkakan kelenjar limfa (adenoid) baik pada hidung (polip) ataupun pada tekak (amandel) akan menyebabkan wajah penderita sangat khas tampak bodoh yang disebut wajah adenoid.
2. Kelainan dan Penyakit pada Alveolus
a. Emfisema, merupakan kelainan berupa perluasan alveoli secara berlebihan hingga menggelembungkan paru-paru.
b. Alveolus terisi oleh air akibat tenggelam.
c. Tuberkulosis (TBC), timbulnya bintil-bintil pada alveolus akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.
d. Pneumonia, radang dinding alveoli akibat bakteri atau virus karena alveoli akan terisi cairan limfa.
1. Kelainan dan Penyakit pada Pengangkutan Oksigen
Asfiksi merupakan gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan ataupun gangguan penggunaan oksigen oleh jaringan.
Kerjakan tugas berikut yang akan menumbuhkan rasa keingintahuan
dan mengembangkan kecakapan personal dan akademik kalian!
Sebutkan penyakit-penyakit dan kelainan-kelainan lain yang berhubungan
dengan sistem pernapasan
Komentar