Kandungan Bahan Makanan XI IPA 3

    PROSES PENCERNAAN MAKANAN

Nama Guru           : Ayu Dwi Apriliana, S.Pd.

Mata Pelajaran     : Biologi

Kelas                      : XI IPA 1,2 dan 3

Pertemuan             :4

 

Kode KD

 

3.7     Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem pencernaan dalam kaitannya dengan nutrisi, bioproses dan gangguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem pencernaan manusia

4.7      Menyajikan laporan hasil uji zat makanan yang terkandung dalam berbagai jenis bahan makanan dikaitkan dengan kebutuhan energi setiap individu serta teknologi pengolahan pangan dan keamanan pangan

Tujuan Pembelajaran

 

·    peserta didik mmapu Mengidentifikasi salah satu bagian saluran pencer-naan hewan ruminansia, saluran pencernaan manusia melalui berbagai media informasi dan  mengenali posisi alat dan kelenjar pencernaan  serta fungsinya dan Membandingkan organ pencernaan makanan manusia dengan hewan ruminansia  menggunakan gambar/carta

 

 

Materi :  PROSES PENCERNAAN MAKANAN

                      

Metode : Cooperative/Learning

 

Strategi : Diskusi/Tanya Jawab

 

 

Langkah-langkah Pembelajaran :

1.   Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al Azhar dan Lagu Indoneisa Raya pada jam ke 1)

2.   Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi

3.  Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan

4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya

1.                  SEBUTKANORGAN PENCERNAAN PADA MANUSIA  ?

A          APA PERBEDAAN SISTEM PENCERNAAN RUMINANSIA DAN MANUSIA ?

5.   Guru memberikan beberapa soal mengenai zat makanan yang diperlukan tubuh manusia sehari-hari dari berbagai sumber informasi

6.     Guru memberikan pembahasan soal mengenai zat makanan yang diperlukan tubuh manusia sehari-hari dari berbagai sumber informasi

7.      Guru menanyakan soal yang sulit difahami

8.      Guru dan siswa berdiskusi mengerjakan soal yang sulit dikerjakan dan difahami

9.      Siswa menarik kesimpulan

     - menjelaskan tentang zat makanan yang diperlukan tubuh manusia sehari-hari dari berbagai sumber informasi

             -Menganalisis dan mengamati Gambar (Menghafal)

10.  Untuk penguatan siswa diminta mengerjakan latihan latihan soal essay mekanisme pencernaan pada manusia  yang diperlukan tubuh manusia sehari-hari dari berbagai sumber informasi



Pengembangan Materi

Sa

A.  PROSES PENCERNAAN MAKANAN

Proses pencernaan berlangsung di dalam saluran pencernaan. Makanan yang kita makan ketika masuk ke mulut dipotong dan dihaluskan oleh gigi yang ada dalam mulut. Proses pencernaan semacam ini disebut pencernaan secara mekanik.


Di dalam mulut, makanan dibasahi oleh air liur yang dikeluarkan oleh tiga pasang kelenjar air liur. Ekskresi air liur dapat terjadi karena rangsangan penglihatan, bau, rasa, atau pikiran tentang makanan. Air liur merupakan cairan agak pekat dan licin karena mengandung musin (lendir). Air liur membantu menelan makanan.

Selain mengandung musin, air liur juga mengandung enzim ptyalin yang disebut juga amilase. Enzim ini mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana (maltosa atau glukosa) yang dapat larut sehingga mudah dicerna. Oleh karena itu, kita merasakan rasa manis di mulut pada saat mengunyah makanan yang mengandung karbohidrat misalnya nasi. Pencernaan dengan bantuan enzim disebut pencernaan secara kimiawi.

Makanan dari mulut masuk ke dalam kerongkongan melalui hulu kerongkongan (faring). Pada saat menelan makanan, epiglotis (katup pangkal tenggorok) menutup tenggorokan. Dengan demikian makanan tidak masuk ke dalam saluran pernapasan melainkan ke dalam kerongkongan. Makanan dari mulut masuk ke dalam kerongkongan dalam bentuk gumpalan-gumpalan yang disebut bolus.

Dinding kerongkongan mengandung kelenjar yang mengeluarkan musin untuk membasahi jalan makanan. Bergeraknya makanan di dalam kerongkongan dikendalikan oleh otot di kerongkongan. Otot yang melingkari kerongkongan mengerut dan mengendur bergantian menimbulkan gerakan meremas dan mendorong makanan masuk ke dalam lambung. Caranya, di dalam saluran kerongkongan bagian tepat di depan bolus mengendur, sedangkan tepat di belakang bolus mengerut sehingga bolus didorong ke bawah. Gerak seperti pada kerongkongan itu disebut gerak peristaltik.

Makanan dari kerongkongan masuk ke dalam lambung. Saat makanan masuk, otot lingkar membuka dan menutup kembali agar makanan tetap di dalam lambung. Saat makanan masuk, lambung akan menghasilkan getah lambung yang bersifat asam karena banyak mengandung HCl.Asam lambung akan mematikan bakteri yang terbawa makanan yang tertelan dan mengubah sifat protein dalam makanan sehingga mudah dicerna. Asam lambung juga berfungsi untuk mengaktifkan pepsin yang berasal dari pepsinogen. Di dalam lambung, makanan mengalami pencernaan kimiawi oleh enzim yang dihasilkan dinding lambung, yaitu pepsin dan renin.

Makanan berada di lambung sekitar 4 jam, tergantung pada jenis makanannya. Cairan lebih singkat berada di lambung, sedangkan makanan padat dan kaya protein tinggal lebih lama. Protein yang ada dalam makanan diubah menjadi pepton oleh enzim pepsin. Jika makanan mengandung protein susu (kasein) maka oleh enzim renin akan digumpalkan.

Makanan dari lambung masuk sedikit demi sedikit ke dalam usus halus. Di usus halus terjadi pencernaan kimiawi oleh enzim yang terdapat pada usus halus. Enzim pencernaan tersebut dihasilkan oleh pankreas yang terletak di bawah lambung. Enzim pencernaan yang dihasilkan pankreas antara lain tripsin, amilopsin, dan lipase. Sehingga pada usus 12 jari, pepton akan diubah menjadi asam amino oleh enzim tripsin. Amilopsin akan mengubah pati yang telah tercerna sebagian atau seluruhnya sejak dari mulut menjadi gula sederhana. Pada usus 12 jari, pencernaan lemak dimulai oleh enzin lipase sehingga lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Lemak akan diemulsi oleh cairan empedu yang dihasilkan oleh empedu.


Dalam usus halus bagian jejenum pepton diubah menjadi asam amino oleh enzim tripsin. Karbohidrat berbentuk amilum akan diubah menjadi maltosa oleh enzim amilase, sedangkan yang berbentuk sukrosa diubah menjadi fruktosa oleh enzim sukrase. Jika kita memakan karbohidrat yang mengandung laktosa maka akan diubah menjadi glukosa dan galaktosa oleh enzim laktase.

Akhir pencernaan menghasilkan disakarida dan monosakarida dari karbohidrat; asam amino dari protein dan asam lemak serta gliserol dari lemak. Vitamin dan mineral tidak mengalami pencernaan dan dapat langsung diserap oleh usus halus. Di dalam jonjot usus halus terdapat pembuluh kapiler darah dan pembuluh kil. Pembuluh darah berfungsi menyerap dan mengangkut sari- sari makanan berupa glukosa, asam amino, vitamin, dan mineral ke seluruh tubuh. Pembuluh kil bertugas menyerap dan mengangkut asam lemak dan gliserol menuju ke pembuluh balik besar di bawah tulang selangka. Di ujung usus halus, semua sari makanan, vitamin, dan mineral yang berguna bagi tubuh telah diserap. Sisanya berupa ampas makanan yang akan masuk ke dalam usus besar.




Ampas makanan terdiri dari makanan yang tidak dapat dicerna (terutama selulosa), bakteri, sel saluran pencernaan yang mati, dan air. Ampas makanan yang masuk ke dalam usus besar berbentuk cairan. Hal itu disebabkan selama pencernaan berlangsung, banyak terjadi penambahan air untuk membantu pencernaan makanan. Air tersebut berasal dari sekresi kelenjar di mulut, lambung, dan usus halus. Di usus besar, kelebihan air akan diserap oleh dinding usus besar sehingga ampas makanan menjadi berbentuk padat yang disebut feses (tinja). Feses dikeluarkan dari dalam tubuh melalui anus.

Lamanya sisa makanan berada di usus besar tergantung keadaan feses dan jumlah air yang diserap. Umumnya feses berada di usus besar selama 12- 14 jam. Jika terjadi gangguan usus besar karena virus atau bakteri, makanan


akan cepat lewat usus besar dan penyerapan air sangat sedikit, sehingga feses berbentuk cair. Keadaan ini disebut diare. Bila diare terjadi dalam waktu yang lama, penderita dapat mengalami kekurangan cairan tubuh yang disebut dehidrasi. Sebaliknya, usus besar dapat menahan feses untuk waktu yang lama. Akibatnya feses menjadi sangat kering karena terlalu banyak air yang diserap. Keadaan ini disebut sembelit (konstipasi).

 

B.     KANDUNGAN BAHAN MAKANAN

Makanan yang diperlukan oleh tubuh kita adalah makanan yang bergizi dalam jumlah yang cukup. Makanan yang bergizi mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, garam mineral, dan air.

Karbohidrat diperlukan oleh tubuh sebagai sumber energi utama, karena karbohidrat saat dicerna akan menghasilkan monosakarida seperti glukosa. Glukosa tersebut akan dibakar menggunakan oksigen dalam sel sehingga menghasilkan energi untuk hidup. Karbohidrat juga berfungsi sebagai bahan dasar pembentuk lemak dan protein. Kelebihan karbohidrat akan disimpan oleh tubuh dalam bentuk lemak di bawah lapisan kulit.



Bahan makanan yang mengandung banyak karbohidrat antara lain padi- padian seperti jagung, beras dan gandum. Umbi-umbian seperti singkong, kentang dan ubi jalar merupakan sumber karbohidrat. Sumber karbohidrat yang sudah berbentuk disakarida dan sangat cepat dalam menyediakan energi bagi tubuh adalah gula. Gula bisa berbentuk gula tebu atau gula aren, gula kelapa atau madu. Bentuk gula yang sangat manis atau disebut gula invert banyak terdapat dalam madu.

Protein memegang peranan penting untuk kelangsungan sistem makhluk hidup. Sumber protein hewani antara lain berupa daging, telur, dan susu.


Sumber protein nabati diantaranya bisa diperoleh dari beragam makanan yang dibuat dari kacang-kacangan, seperti kacang kedelai dan kacang hijau.

Tubuh kita menggunakan 22 macam asam amino yang akan disusun menjadi protein baru dalam tubuh kita sehingga menghasilkan sekitar 50.000 jenis protein. Tubuh kita dapat membuat hampir semua asam amino tersebut kecuali sekitar 8 jenis asam amino yang harus kita peroleh dari makanan. Kebutuhan bahan makanan per orang tampak pada Tabel berikut.

 

Tabel 1           Kebutuhan energi dan protein berdasarkan usia, jenis kelamin dan pekerjaan



Tabel 2     Kebutuhan makanan per orang



Kita sangat membutuhkan keberadaan kedelapan asam amino ini dari makanan. Makanan memiliki kandungan asam amino yang berbeda dan tidak lengkap, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita maka kita harus memvariasikan makanan kita. Kekurangan protein akan menyebabkan gejala seperti kelelahan, kerontokan rambut, dan kehilangan warna rambut seperti rambut hitam yang memerah. Kekurangan protein juga menunjukkan gejala suhu badan yang rendah dan ketidakteraturan sistem hormon.


Lemak merupakan bentuk molekul penyimpanan energi terbaik, karena akan menghasilkan banyak energi ketika dioksidasidan mudah untuk ditabung dalam sistem tubuh. Asam lemak essential juga penting dalam produksi hemoglobin, dan pengaturan zat yang melewati membran sel serta berperan mencegah kerusakan dari lemak perusak. Kekurangan asam lemak essential dapat menyebabkan kerusakan kulit, hati, rontoknya rambut, tubuh tidak tahan terhadap infeksi, juga menurunkan kesuburan bagi laki-laki, dan menyebabkan keguguran bagi perempuan.

Vitamin dan mineral banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan. Bagian terbesar dari tubuh kita adalah air. Air merupakan pelarut dalam tubuh. Air juga memegang peranan penting karena berbagai reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh berlangsung karena adanya air. Vitamin harus dikonsumsi sesuai kebutuhan saja, karena jika berlebih justru akan menimbulkan gangguan. Kebutuhan tubuh kita akan vitamin sesuai dengan Tabel 3 berikut.

 

Tabel 3. Kebutuhan Vitamin



Vitamin A banyak terdapat pada hati sapi atau hati ayam. Tumbuhan tidak ada yang mengandung vitamin A, namun sayuran seperti wortel banyak mengandung karoten yang merupakan provitamin A, yang kemudian akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Vitamin A berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit, memelihara kulit, dan meningkatkan fungsi penglihatan. Vitamin A juga sangat berperan pada siklus reproduksi wanita. Vitamin D dalam tubuh dibuat di kulit saat terkena sinar matahari.

Vitamin D berfungsi membantu penyerapan kalsium dalam usus halus. Vitamin E biasa terdapat dalam minyak sayur, sayuran hijau dan hampir semua biji-bijian seperti biji bunga matahari.

Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan dan memelihara keutuhan membran sel. Vitamin K pada umumnya dibuat oleh bakteri dalam usus besar. Vitamin K juga dapat diperoleh dari daun sayuran berwarna hijau. Vitamin K berfungsi dalam proses pembekuan darah.

Vitamin C terdapat dalam buah-buahan dan sayuran, terutama jeruk, strawberi dan tomat. Vitamin C penting untuk proses pertumbuhan tulang


rawan, tulang dan gigi. Vitamin C juga sangat berperan dalam proses penyembuhan penyakit.

Vitamin B1 yang banyak terkandung dalam daging, sayuran hijau, bijibijian dan kacang-kacangan, dibutuhkan dalam proses oksidasi glukosa. Vitamin B2 yang berfungsi membantu proses respirasi sel dapat diperoleh dari susu, daging dan biji-bijian. Vitamin B6 yang berperan dalam metabolisme protein, termasuk dalam reaksi sintesis asam amino terdapat dalam daging hewan mamalia, ikan dan unggas.

Selain vitamin, tubuh kita juga memerlukan mineral untuk menyeimbangkan proses dalam tubuh, antara lain 21 mineral seperti dalam tabel 4 berikut.

 

Tabel 4. Mineral yang dibutuhkan tubuh


Tabel 5. Mineral dan kegunaannya


Kalsium berguna untuk pembentukan tulang dan gigi, membantu proses pembekuan darah, proses kontraksi otot dan proses penghantaran impuls saraf dalam tubuh kita. Kalsium banyak terdapat dalam sayuran dan buahbuahan, susu, keju dan kuning telur. Selain mengandung kalsium, buah dan sayuran juga banyak mengandung kalium. Kekurangan kalium menyebabkan gangguan pada jantung dan saraf.

Kita dapat memperoleh natrium dengan mengkonsumsi garam dapur, ikan, keju. Natrium berguna bagi tubuh kita terutama untuk mempertahankan tekanan darah dalam tubuh, mengatur denyut jantung dan membantu dalam proses penghantaran impuls saraf.

Fosfor sangat berperan dalam membantu proses pembentukan tulang dan gigi, selain itu fosfor membantu proses pembelahan sel dan proses kontraksi otot. Fosfor terutama terdapat dalam makanan berupa kacangkacangan, sayuran hijau, telur, ikan dan susu. Klor banyak terdapat dalam garam dapur dan makanan laut. Selain merupakan pembentuk asam lambung, klor juga berfungsi untuk menjaga tekanan osmosis, keseimbangan asam dan basa, keseimbangan cairan elektrolit dan untuk menjaga kadar air dalam tubuh. Garam dapur yang kita konsumsi sebaiknya mengandung iodium. Kekurangan iodium akan menganggu proses pembentukan hormon tiroksin yang berperan mengatur keseimbangan metabolisme tubuh. Beberapa sayuran, daging, susu dan keju mengandung mineral belerang. Belerang berperan dalam proses pembentukan protein, untuk memelihara otot dan saraf. Belerang juga berperan dalam proses penyimpanan dan pelepasan energi, bahkan beberapa enzim hanya akan aktif dalam tubuh jika terdapat belerang.

Besi merupakan penyusun hemoglobin sehingga sangat penting untuk tubuh. Besi berperan dalam pembentukan beberapa enzim dan berfungsi untuk memelihara sistem saraf dan kandungan kimia dalam darah, juga membantu proses pembentukan air susu ibu. Sumber zat dapat berupa beras, sayuran, kacang-kacangan, hati, daging, dan kerang.

Pemahaman Soal !

1.      Jelaskan Bagaimana Proses pencenaan secara mekanik?

2.      Makanan dari mulut masuk ke dalam kerongkongan dalam bentuk gumpalan-gumpalan yang disebut?

3.      Jelakan apa yang dimaksud sebaga makanan bergizi?

Komentar