Struktur dan Fungsi Jaringan pada Hewan
(Sel Punca)
Nama Guru
: Ayu Dwi Apriliana, S.Pd.
Mata Pelajaran
: Biologi
Kelas
: XI IPA 1,2 dan 3
Pertemuan
:4
Kode KD
3.4
Menganalisis keterkaitan antara struktur sel pada jaringan hewan dengan fungsi
organ pada hewan
4.4 Menyajikan
data hasil pengamatan struktur jaringan dan organ pada hewan
Tujuan Pembelajaran
·
Menganalisis
keterkaitan antara struktur sel pada jaringan hewan dengan fungsi organ pada
hewan
·
Menyajikan data
hasil pengamatan struktur jaringan dan organ pada hewan
Materi : Sel Punca
Metode : Cooperative/Learning
Strategi : Diskusi/Tanya Jawab
Langkah-langkah Pembelajaran :
1.
Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu
Mars Al Azhar dan Lagu Indoneisa Raya pada jam ke 1)
2.
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi
motivasi
3.
Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran
tentang topik yang akan diajarkan
4.
Guru menanyakan materi yang telaha dipelajari siswa
sebelumnya.
"Bagaimana
terbentuknya asal mula jaringan ikat?'
"sebutkan tiga jenis
macam jaringan otot?”
“apa saja ciri-ciri dari otot polos?”
“apa perbedaan dari ketiga jaringan otot?”
“sebutkan penyusun sel-sel jaringan saraf?”
“apa fungsi dari akson dan dendrit?”
Guru menyampaikan
garis besar cakupan materi dan langkah pembelajaran
‘menjelasakn
apa saja struktur yang terdapat pada sel punca
‘Mengidentifikasi
Jenis Jaringan hewan tentang sel punca.
pada
pertemuan ini lebih mengkhususkan peserta didik untuk mengetahui dan memahami bagian-bagian
sel punca
5.
Guru memberikan beberapa soal mengenai fungsi sel punca
6.
Guru memberikan pembahasan soal mengenai fungsi
dan sel punca Siswa mengerjakan dibuku latihan individual
7.
Guru menanyakan soal yang sulit difahami
8.
Guru dan siswa berdiskusi mengerjakan soal yang sulit
dikerjakan dan difahami
9.
Siswa menarik kesimpulan
- Untuk dapat menentukan bagian sel punca
pada jaringan hewan
-Menganalisis dan
mengamati Gambar (Menghafal)
10. Untuk penguatan siswa diminta mengerjakan latihan latihan soal essay mengenai strukur jjaringan pada hewan serta bagian-bagian dari jaringan hewan dan fungsinya. .
Pengembangan Materi
C.
Sel Punca (Stem Cell)
Sel punca adalah sel
yang belum mengalami diferensiasi (Perubahan Bentuk Sel) dan memiliki potensi
(Totipotensi) yang sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak tipe-tipe sel
yang berbeda di dalam tubuh.
Istilah sel punca sendiri dikenalkan oleh
ahli hitologi (Ilmu yang mempelajari tentang struktur sel danjarigan ) Rusia,
yaitu Alexander Alexandrowitsch Maxsimov
pada tahun 1908 (1874-1928). Ia
berteori bahwa ada satu macam sel induk yang akan berkembang menjadi berbagai jenis sel darah,
seperti menjadi sel darah merah dan sell darah putih. Teorinini terbukti 70 tahun lamanya. Sel ini memiliki cirmampu
membelah diri secara terus menerus dan tidak memiliki spesifikasi pembelahan,
tetapi dengan induksi yang tepat sel punca akan membelah diri menjadi sel yang
diinginkan seperti sel jantung, sel saraf dan sel otot.
Sel punca juga dapat diartikan sebagai
sel yang menjadi awal mula dari pertumbuhan sel-sel lainyang menyususn
keseluruhan tubuh organisme, termasuk mnausia.
Sel punca memiliki 2 karakteristik yang
membedakannya dari sel-sel yang lain yaitu mampu beregenerasi dan
berdiferensiasi.
·
Beregenerasi
yaitu mampu memperbarui atau meregenerasi diri dengan cara pembelahan sel.
·
Berdiferensiasi
yaitu kemampuan sel punca untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel lain yaitu
sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, dan sel pancreas.
Berdasarkan kemampuaannya berdiferensiasi
sel punca dibagi menjadi 4 yaitu:
1.
sel punca bertotipotensi,
2.
sel punca berpluripotensi,
3.
sel pun ca bermultipotensi dan
4.
sel punca berunipotensi.
1. Sel Punca Bertotipotensi
Totus :Total.
Yaitu mampu berdiferensiasi menjadi tiga lapisan germinal yaitu mampu
berdiferensiasi menjadi semua jenis sel yaitu sel ekstra embrionik, sel
somatic, dan sel kelamin. Jenis sel ini dapat bertumbuh menjadi organisme baru.
Contoh selpunca bertotipotensi adalah Zigot (Hasil pembuahan sel telur oleh
sperma).
2. Sel Punca Berpluripotensi
Pluaris
: Lebih Banyak. Yaitu mampu berdiferensiasi menjadi tiga lapisan germinal yaitu
(Ektoderm, mesoderm, dan endoderm. Contohnya adalah sel punca Embrionik.
3. Sel Punca Bermultipotensi
Multus
: Banyak. Yaitu mampu berdiferensiasi menajdi banyak jensi sel. Contohnya
adalah sel hematopoietic yaitu sel sumsum tulang belakang yang memproduksi sel
darah merah sel darah putih dan keeping darah.
4. Sel Punca Berunipotensi
Unus : Tunggal. Yaitu hanya dapat
mengahasilkan satu jenis sel. Namun memiliki sifat dapat memperbarui atau meregenerasi diri. Contohnya
adalah kulit ketika terkena luka.
Berdasarkan asalanya sel punca dapat digolongkan
menjadi 2 yaitu :
1.
Sel Punca Emrio
2.
Sel Punca Dewasa
1. Sel Punca Embrio (Embryonic Stem Cell)
Sel punca embrio merupakan cikal bakal atau
sel mula-mula yang berkembang biak membentuk seluruh organ tubuh makhluk hidup.
Sel punca memiliki sifat terus menerus akan
membelah diri sehingga terbentuk janin yang kemudian lahir sebagai bayi
(Pluripoten).
Sel punca embrio dapat diperoleh dari embrio
manusia berumur 4 atau 5 hari, yaitu saat dalam fase blastosis (embrio yang
telah berkembang selama 5-7 hari setelah pembuahan)
Sel punca embrio banyak terdapat pada
plasenta atau ari-ari bayi yang baru lahir.
1. Sel Punca Dewasa atau Sel Punca Somatik (Adult or Stimatic Stem Cell)
Sel Punca Dewasa adalah selpunca yang sudah
dewasa. Artinya sel punca yang yang sudah memiliki fungsi spesifik dan hanya
mampu membentuk beberapa henis sel (Multipoten) seperti sel punca jantung yang
hanya dapat memebnetuk sel-selotot jantung, sel-sel otot polos, dan
endothelium.
Sel Punca dewasa mempunyai sifat
berdiferensiasi.
Sel punca dewasa diperoleh dari sel-sel orang
dewasa. Orang dewasa memiliki sel-sel punca dijantung,otak, sumsum tulang,
darah, otot rangka, kulit, paru-paru dan hati.
Sel tersebut adalah alat perbaikan yang
tertanam di dalam tubuh untuk meregenerasi sel-sel yang rusak karena penyakit,
cedera, dan juga karena “pemakaian” sehari-hari.
Pemahaman
Soal !
1.
Apa yang dimaksud sebagai sel punca ?
2.
Berdasarkan kemampuaannya berdiferensiasi sel punca
dibagi menjadi 4 yaitu?
3.
Totus :Total.
Yaitu mampu berdiferensiasi menjadi tiga lapisan germinal yaitu mampu
berdiferensiasi menjadi semua jenis sel yaitu sel ekstra embrionik, sel
somatic, dan sel kelamin. Pengertian diatas masuk kedalam selpunca apakah ?
4.
Berdasarkan asalanya sel punca dapat digolongkan
menjadi 2 yaitu ?
5.
Sel punca memiliki 2 karakteristik yang membedakannya
dari sel-sel yang lain yaitu?
#Kesimpulan
: Tercapai/Tidak Tercapai.!



Komentar