RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
|
Sekolah : SMA AL AZHAR 3 BDL. Nama Guru : Ayu Dwi Apriliana, S.Pd. Mata Pelajaran : BIOLOGI |
Kelas/Semester :
XI / 1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit |
KD : 3.1, 3.2 dan 4.1, 4.2 Pertemuan ke : 1 |
||
|
Materi |
: |
Sel |
||
A. TUJUAN
|
· Menjelaskan
komponen kimiawi penyusun sel · Menjelaskan
struktur dan fungsi bagian-bagian sel · Menjelaskan
kegiatan sel sebagai unit struktural dan fungsional makhluk hidup · Menyajikan
hasil pengamatan mikroskopik struktur sel hewan dan sel tumbuhan sebagai unit
terkecil kehidupan · Menganalisis
mekanisme tranpor membran · Menganalisis
sintesis protein untuk menyusun sifat morfologis dan fisiologis sel · Menganalisis
reproduksi sel sebagai kegiatan untuk membentuk morfologi tubuh dan
memperbanyak tubuh · Membuat model
tentang bioproses yang terjadi dalam sel berdasarkan studi literature dan
percobaan |
B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
|
Media : Ø Worksheet atau
lembar kerja (siswa) Ø Lembar penilaian Ø LCD Proyektor/ Slide presentasi (ppt) |
Alat/Bahan
: Ø Penggaris,
spidol, papan tulis Ø Laptop & infocus |
|
PENDAHULUAN |
·
Peserta didik memberi salam, berdoa, menyanyikan
lagu nasional ( PPK) ·
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi
motivasi (yel-yel/ice breaking) ·
Guru menyampaikan tujuan dan
manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan ·
Guru menyampaikan garis besar
cakupan materi dan langkah pembelajaran |
|
|
KEGIATAN INTI |
Kegiatan
Literasi |
Peserta didik diberi
motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya
kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Komponen kimiawi penyusun sel dan
Struktur dan fungsi bagian-bagian sel |
|
Critical
Thinking |
Guru memberikan
kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami,
dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik.
Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Komponen kimiawi penyusun sel dan Struktur dan fungsi
bagian-bagian sel |
|
|
Collaboration |
Peserta didik dibentuk
dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi,
mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Komponen kimiawi penyusun sel dan
Struktur dan fungsi bagian-bagian sel |
|
|
Communication |
Peserta didik
mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal,
mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi
kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan |
|
|
Creativity |
Guru dan peserta didik
membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Komponen kimiawi penyusun sel dan
Struktur dan fungsi bagian-bagian sel Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali
hal-hal yang belum dipahami |
|
|
PENUTUP |
·
Guru
bersama peserta didik
merefleksikan pengalaman
belajar ·
Guru memberikan penilaian lisan
secara acak dan singkat ·
Guru menyampaikan rencana
pembelajaran pada pertemuan berikutnya dan berdoa |
|
Komponen kimiawi sel yang termasuk bahan anorganik
1. Air
Komponen kimia sel yang paling menentukan karakter sel adalah air. Selain itu, fungsi air adalah sebagai pelarut anorganik dan mempercepat reaksi biologi dalam sel. Air merupakan komponen kimia sel yang dibutuhkan dalam jumlah banyak. Jumlah air di dalam sel bisa mencapai 50 sampai 65 persen dari berat sel.
Air adalah komponen penting cairan tubuh, terdiri dari plasma darah, sitoplasma atau cairan intrasel, dan cairan ekstra sel.
2. Vitamin
Sebagai salah satu komponen kimiawi sel, vitamin berperan sebagai katalisator, yaitu untuk mempercepat reaksi kimia. Selain itu, vitamin juga berfungsi untuk menghancurkan radikal bebas serta mempertahankan fungsi metabolisme dan pertumbuhan. Peran tersebut cukup penting meskipun vitamin dibutuhkan dalam jumlah yang kecil. Beberapa contoh vitamin, yaitu, A, B kompleks, C, D, E, K, dan H.
3. Mineral
Mineral adalah komponen struktural sel yang berguna dalam memelihara fungsi dan kerja metabolisme, menjaga keseimbangan asam dan basa, serta mengatur enzim.
Pada sel sendiri, mineral ada yang jumlahnya banyak (makroelemen) dan ada yang jumlahnya sedikit (mikroelemen). Contoh mineral makroelemen adalah kalsium, magnesium, fosfor, natrium, klor, dan belerang. Sementara untuk mineral mikroelemen adalah zat besi, seng, kobalt, fluorin, dan yodium
Komponen kimiawi sel yang termasuk bahan organik
Selain bahan anorganik, ada beberapa komponen kimiawi sel yang merupakan bahan organik, yaitu ada karbohidrat, protein, lemak, dan asam nukleat. Berikut ini penjelasannya, lengkap dengan fungsi masing-masing komponen kimiawi sel bahan organik.
1. Karbohidrat
Karbohidrat adalah molekul yang disusun oleh karbon, hidrogen, dan oksigen. Rumus dasar karbohidrat adalah CH2O. Karbohidrat adalah komponen kimia sel organik yang berfungsi sebagai sumber energi. Selain itu karbohidrat berguna sebagai pembangun struktur kehidupan dan komponen penyusun DNA.
Sementara itu, tiga macam karbohidrat yang menyusun komponen kimiawi sel digolongkan berdasarkan gugus gulanya, antara lain monosakarida (1 gugus gula), disakarida (2 gugus gula), dan polisakarida (lebih dari dua gugus gula).
Sedangkan berdasarkan fungsinya, karbohidrat dikelompokkan menjadi karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi di dalam sel, karbohidrat pendek yang menjadi cadangan energi, dan karbohidrat rantai panjang yang berguna sebagai komponen struktural organel dan bagian sel lainnya.
2. Protein
Protein juga merupakan komponen penyusun sel. Protein akan membentuk 50 persen dari berat kering sel dan menjadi komponen yang penting dalam hampir seluruh kegiatan makhluk hidup. Fungsi dari protein sebagai struktur penyokong adalah untuk mengirim informasi ke bagian lain, membantu pergerakan, dan mempertahankan apabila sedang menerima benda asing dari luar.
Sementara itu, komponen sel yang berfungsi menghasilkan komponen sel berupa protein salah satunya adalah ribosom. Ribosom membuat protein dari semua asam amino.
3. Lemak
Lemak tersusun dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Lemak dibangun oleh asam lemak dan gliserol. Fungsi lemak dalam sel hidup adalah sebagai komponen utama dari membran plasma, pembentukan vitamin, dan pembentukan hormon.
4. Asam Nukleat
Pada komponen kimiawi sel, asam nukleat adalah materi inti. Asam nukleat sendiri terdiri dari dua macam, yaitu asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA). Fungsi asam nukleat adalah untuk mengontrol aktivitas sel dan membawa informasi genetik.
Struktur dan fungsi bagian-bagian sel
| Struktur Sel | Fungsi |
|---|---|
| Nukleus | Komponen yang berfungsi dalam mengatur aktivitas sel. Di sini terdapat kromosom dan DNA yang menyimpan informasi genetik. |
| Ribosom | “Pembaca” informasi yang dikirim dari DNA untuk membuat protein. Jadi, ribosom adalah tempat sintesis protein. |
| Retikulum Endoplasma (RE) | RE kasar berfungsi sebagai sintesis protein (karena terdapat ribosom di dalamnya), glikolipid, dan membentuk membran sel.RE halus berfungsi sebagai sintesis lipid. |
| Badan Golgi | Organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Organel ini berfungsi dalam modifikasi protein, lipid, dan karbohidrat menjadi produk lain. Kemudian, hasil produknya dikemas dalam vesikel. |
| Lisosom | Ditemukan pada banyak sel hewan. Organel ini berfungsi untuk merombak substansi, makromolekul, dan organel sel yang rusak. |
| Sitosol atau sitoplasma | Bagian cair pada sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein. |
| Membran plasma | Selaput tipis yang menyelubungi sebuah sel. Kalau nggak ada membran plasma, maka isi sel bisa tumpah keluar. |
| Vakuola | Berfungsi sebagai pencernaan, penyimpanan zat, pembuangan sampah, dan keseimbangan air. |
| Mitokondria | Berperan dalam respirasi seluler. |
| Kloroplas | Fotosintesis |
Struktur Sel Prokariotik
Bisa dibilang, sel ini merupakan nenek moyangnya sel. Yap, sel prokariotik merupakan organisme pertama yang hidup di bumi
. Contoh organisme bersel prokariotik adalah Monera.
Ini dia gambar struktur sel prokariotik.

Dari gambar di atas, kita bisa menyebutkan karakteristik atau ciri-ciri sel prokariotik. Berikut adalah ciri-cirinya.
- Tidak memiliki membran inti sel.
- Dinding sel terbuat dari peptidoglikan, yaitu komponen dinding sel bakteri yang sifatnya kaku untuk menjaga integritas dan bentuk dari selnya.
Struktur Sel Eukariotik
Kalau sel prokariotik sangat sederhana, maka tidak dengan sel eukariotik. Jenis sel ini memiliki struktur yang lebih kompleks. Contoh organisme dengan sel ini adalah Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

Kalau kita lihat strukturnya, karakteristiknya sudah jelas terlihat. Iya, kan? Berikut ini karakteristik atau ciri-ciri sel eukariotik.
- Memiliki membran inti sel (nukleus).
- Pada tumbuhan terdapat dinding sel yang terbuat dari selulosa.
Jadi, sel eukariotik ini sudah memiliki membran yang mengikat nukleus sebagai inti sel dan organ sel lainnya.
perbedaan sel eukariotik dan sel prokariotik



Komentar